BEKASI, 8 Maret 2026 – Rangkaian kegiatan Penutupan Pesantren Kilat Ramadhan yang merupakan hasil kolaborasi antara Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah sukses diselenggarakan pada 7-8 Maret 2026. Acara yang ditujukan bagi para anggota Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek ini secara resmi ditutup oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D.
Fokus utama dalam acara penutupan ini adalah pemaparan materi dari Menteri Ketenagakerjaan yang membekali para kader Pramuka untuk menghadapi tantangan masa depan. Dalam presentasinya, Prof. Yassierli menyoroti pentingnya konsep "Triple Readiness" bagi generasi muda. Tiga pilar kesiapan tersebut meliputi:
- Human Skills Readiness (Soft Skills + Character): Kesiapan ini berfokus pada kemampuan individu untuk berpikir secara kritis, beradaptasi, dan memiliki keahlian humanis lainnya.
- Technical Skill Readiness (Hard + Digital Skills): Pilar ini mencakup kesiapan dalam penguasaan keterampilan teknis, seperti digital skills dan green skills, yang sangat relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
- Market Entry Readiness (Employability): Merupakan kesiapan calon tenaga kerja dalam memahami berbagai dinamika pasar kerja global.
Menaker secara khusus memberikan penekanan pada tingginya kebutuhan dunia kerja terhadap keterampilan antar-manusia atau Human Skills. Merujuk pada publikasi dari World Economic Forum (2025), diproyeksikan bahwa 8 dari 11 keterampilan inti (core skills) yang akan sangat krusial pada tahun 2030 merupakan bagian dari human skills.
Beberapa keterampilan inti yang diproyeksikan akan terus meningkat kepentingannya menuju tahun 2030 di antaranya mencakup literasi teknologi, penguasaan kecerdasan buatan (AI) dan big data, pemikiran kreatif, pemikiran analitis, serta ketahanan, fleksibilitas, dan kelincahan dalam bekerja.
Melalui kegiatan kolaboratif ini MUI, Kemnaker dan Kwarnas Pramuka berharap para anggota Pramuka Penegak dan Pandega tidak hanya unggul dalam iman dan takwa selama Ramadhan, tetapi juga siap secara kompetensi untuk bersaing di pasar kerja global.
Acara strategis yang menggabungkan nilai spiritual dan kesiapan kerja ini diinisiasi oleh Prof. Dr. Sukro Muhab, M.Si. Beliau adalah tokoh penggerak yang saat ini aktif mengemban amanah ganda, yakni sebagai Andalan Nasional Gerakan Pramuka (Sekretaris Bidang Bela Negara Mental dan Spiritual), anggota Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI, serta Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan. Beliau juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing SAKO SIT ditingkat nasional.


إرسال تعليق