20 Anggota Pramuka SAKO SIT DKI Jakarta Kawal Longmarch Aksi Solidaritas di Depan Kedubes AS


JAKARTA – Sebanyak 20 anggota Pramuka dari Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) DKI Jakarta mengambil peran penting di garis depan dalam sebuah aksi solidaritas berskala besar pada tanggal 5 April 2026. Aksi damai tersebut dipusatkan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat.

Kegiatan yang bertajuk "Berjuta Doa untuk Syuhada (Aksi Solidaritas untuk Al Aqsha dan Syuhada Pasukan Perdamaian TNI)" ini dihadiri oleh lautan massa yang mencapai 20.000 peserta. Acara ini diselenggarakan oleh gabungan ormas Islam yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI).

Ahmad Hidayat selaku Pengurus SAKO SIT DKI Jakarta menyampaikan bahwa keterlibatan 20 anggota Pramuka tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalannya kegiatan tetap tertib dan khidmat.

Berikut adalah rincian peran strategis yang dijalankan oleh SAKO SIT DKI Jakarta selama aksi berlangsung:

  • Pengawalan Pimpinan Ormas: Para anggota Pramuka memandu dan mengawal langsung para pimpinan Ormas Islam saat melakukan longmarch dari area Patung Kuda Monas menuju Kedubes AS.
  • Pengibaran dan Pembawaan Atribut: Selama pengawalan, anggota SAKO SIT turut membawa bendera merah putih, rangkaian bunga sebagai ucapan duka cita, serta replika helm biru yang melambangkan identitas pasukan perdamaian.

Aksi akbar ini mengusung dua agenda utama. Pertama, sebagai bentuk solidaritas untuk memperjuangkan Masjidil Aqsha dan rakyat Palestina. Kedua, aksi ini merupakan Gerakan Belasungkawa Nasional atas tragedi gugurnya 3 pahlawan TNI yang tengah bertugas menjalankan misi sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.

Kehadiran anggota SAKO Pramuka SIT DKI Jakarta yang mengawal longmarch sembari mengibarkan bendera merah putih memberikan sentuhan yang sangat patriotik. Atribut rangkaian bunga dan helm biru yang mereka bawa juga sukses menyampaikan pesan duka mendalam yang dirasakan oleh bangsa Indonesia atas kehilangan putra-putri terbaiknya di medan perdamaian internasional.










Kontributor :
Ahmad Hidayat (Pengurus Pinsakoda SIT DKI Jakarta)

Post a Comment

أحدث أقدم